Team Role Type
Sample reportPeran Tim

Team Role Type

Participant: Peserta Contoh · synthetic data for illustration

This is a sample report with synthetic scores — not a real participant. Real reports are generated per session by the scoring engine and are only accessible to the authorized company.

Data Peserta
Nama
Citra Maharani
Posisi Dituju
Project Coordinator
Usia
28 tahun
Pendidikan
S1 Teknik Informatika
Detail Pelaksanaan
Framework
Belbin Team Roles
Durasi
17 menit
Kelengkapan
30 dari 30 butir
Bahasa
Bahasa Indonesia

Ringkasan Eksekutif

Gaya dominan Citra Maharani pada Peran Tim adalah Coordinator (skor 78), didukung Implementer (72). Selisih antar-tipe tergolong seimbang — enam peran tim dimiliki pada kadar berbeda, dengan Coordinator sebagai peran yang paling alami diambil peserta.

CoordinatorTinggi
78

Pengarah diskusi & pendelegasi tugas.

ImplementerTinggi
72

Pelaksana disiplin & andal.

CompleterTinggi
68

Penjaga kualitas & detail akhir.

Resource InvestigatorSedang
60

Pencari peluang & koneksi eksternal.

ShaperSedang
55

Pendorong aksi & penantang status quo.

CreatorSedang
48

Pencetus ide & solusi kreatif.

Kekuatan
Coordinator · Implementer
Area Pengembangan
Creator
Logika perhitungan
  • Skor tiap dimensi = persentase poin peserta terhadap poin maksimum dimensi (0–100).
  • Rata-rata profil = (48 + 60 + 78 + 55 + 72 + 68) ÷ 6 = 63.5.
  • Band: ≥80 Sangat Tinggi · 65–79 Tinggi · 45–64 Sedang · 30–44 Rendah · <30 Sangat Rendah.

Pola Menonjol — Dinamika Antar-Dimensi

Kombinasi Coordinator dominan (78) dengan Implementer pendukung (72) menggambarkan 'pengelola pelaksana' — mengarahkan tim sekaligus memastikan hal terlaksana. Profil ini ideal untuk peran yang menjembatani perencanaan dan eksekusi. Skor Creator terendah (48) menandakan peserta bukan sumber ide disruptif utama — ia lebih kuat mengorganisir dan mengeksekusi ide daripada mencetuskannya; tim sebaiknya melengkapinya dengan peran kreatif.

Interpretasi Mendalam per Dimensi

Coordinator

Dominan (78 — Tinggi). Peran dominan Coordinator membuat peserta alami mengarahkan diskusi, mengklarifikasi tujuan, dan mendelegasikan tugas sesuai kekuatan anggota. Ia menjadi penyelaras yang menjaga tim tetap fokus. Perlu diperhatikan: kecenderungan mengoordinasikan dapat terbaca sebagai mendelegasikan terlalu banyak; pastikan tetap berkontribusi substansi. Klarifikasi wawancara: minta contoh bagaimana ia memastikan keputusan tim benar-benar dieksekusi, bukan hanya disepakati.

Implementer

Pendukung (72 — Tinggi). Sebagai peran pendukung, Implementer memberi peserta keandalan eksekusi. Ia mengubah rencana menjadi tindakan nyata secara disiplin dan terstruktur. Perlu diperhatikan: orientasi pelaksanaan kadang kurang luwes terhadap perubahan rencana mendadak. Klarifikasi wawancara: gali bagaimana ia menyikapi perubahan prioritas di tengah pelaksanaan.

Completer

(68 — Tinggi) Penjaga kualitas & detail akhir — peran tersier yang menopang mutu deliverable.

Resource Investigator

(60 — Sedang) Pencari peluang & koneksi eksternal — hadir pada kadar moderat.

Shaper

(55 — Sedang) Pendorong aksi & penantang status quo — muncul secukupnya sesuai situasi.

Creator

(48 — Sedang) Pencetus ide & solusi kreatif — peran paling rendah; peserta lebih kuat mengorganisir dan mengeksekusi ide daripada mencetuskannya. Untuk komposisi tim optimal, pasangkan dengan anggota ber-peran Creator dan Resource Investigator agar aspek inovasi dan eksplorasi peluang tercukupi.

Interpretation

Peran dominan Coordinator (78) didukung Implementer (72) — profil 'pengelola pelaksana' yang mengarahkan tim sekaligus memastikan hal terlaksana, ideal untuk menjembatani perencanaan dan eksekusi. Creator terendah (48): bukan sumber ide disruptif utama; lengkapi tim dengan peran kreatif agar inovasi tercukupi.

Catatan Metodologi & Keterbatasan

  • Team Role Type mengacu pada Belbin Team Roles; hasil menggambarkan kecenderungan gaya, bukan kategori kaku. Setiap orang menampilkan semua tipe pada kadar berbeda sesuai situasi.
  • Profil tipe disajikan pada skala 0–100; tipe dominan adalah yang paling sering muncul, bukan satu-satunya. Penyetaraan terhadap kelompok norma dijadwalkan pada pemutakhiran berikutnya.
  • Hasil merupakan satu sumber informasi pendukung; gunakan bersama wawancara, observasi, dan data lain. Bukan dasar tunggal keputusan seleksi atau penempatan.
  • Laporan bersifat rahasia dan hanya untuk pihak yang berkepentingan dalam proses asesmen peserta.
DTU Talenta